Dear All,
Membaca Kompas, Selasa 5 Januari 2010, halaman 9,
dengan judul:
"Istri Kelima bagi Presiden Jacob Zuma"
Presiden Afrika Selatan yang berasal dari Suku Zulu,
Afrika tersebut memiliki 5 istri, karena dalam adat
suku Zulu tersebut "diperbolehkan" memiliki istri
lebih dari 1.
Apakah Suku-suku lain juga mengijinkan?
Bagaimana dengan kemampuan ekonomi dari yang memiliki
istri dari 1?
Apakah boleh seseorang yang tidak memiliki kemampuan
ekonomi (kere & melarat) memiliki istri lebih dari 1?
Sekilas dari apa yang ditulis KOMPAS, maka saya berpendapat,
seseorang boleh memiliki istri lebih dari 1, bahkan sampai 5
bila ia memiliki posisi keuangan yang kuat (jabatan Presiden
sebuah Negara) dan dia berasal dari Suku Zulu, Afrika.
Mungkin diwaktu mendatang, akan ada tulisan sejenis
yang membahas tentang Adat Istiadat dan Kemampuan ekonomi
dalam menanggulangi "BIAYA" yang menjadi konsekuensinya.
Apakah karena faktor adat dan ekonomi saja si Presiden
kawin sampai 5 kali, atau ada faktor lain?
Hanya dia yang bisa menjawab.
Salam,
Freddy Pieloor
Financial Counselor & Book Author
Wednesday, January 6, 2010
Monday, November 30, 2009
"HIDUP untuk BERBAGI"
Dear All,
Selamat pagi dan salam sejahtera,
Hidup adalah sebuah perjalanan dan mungkin
mirip dengan petualangan.
Sejak kecil kita sibuk membekali diri dengan
ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan.
Hingga kini saat dewasa, kita sibuk membekali diri
dengan segala harta dunia dan assesorisnya.
Semua pengetahuan, kemampuan, harta kekayaan dan
kebijaksanaan yang telah kita miliki, tidak akan
habis kita "TELAN" sendiri dan tidak akan "BERKURANG"
bila kita bagikan dan sebarkan.
Semua yang telah kita peroleh dan kumpulkan,
sangat pantas dan layak, kita kembalikan kepada
PEMILIKNYA, melalui mulut-mulut dan pikiran-pikiran
manusia lainnya yang saat ini hidup berkekurangan
dan kemiskinan serta kebodohan.
UANG dan CINTA yang kita miliki, merupakan kombinasi
yang harus mengalir seperti air sungai dari puncak
gunung menuju lautan luas.
Jangan berusaha untuk membuat dam atau waduk atau situ
harta kekayaan dan kebijaksanaan, karena kita akan
mati terbenam dan tenggelam dalam danau keserakahan
dan kemurkaan.
Hidup adalah perjalanan dan pada suatu saat nanti
kita akan tiba atau kembali kepadaNYA, dan saat itu
seluruh PERKAKAS & ASSESORIS DUNIA tidak akan kita
bawa, melainkan DIA akan menghitung berapa banyak
yang telah kita buat kepada sesama dari PERKAKAS tsb.
HIDUP untuk BERBAGI
HIDUP untuk MENGABDI
HIDUP untuk BERMAKNA
So, jadilah PINTAR & KAYA agar bisa melakukan semua
itu lebih banyak dan lebih hebat, namun jangan menunggu
PINTAR & KAYA baru berbagi. Melainkan mulai hari ini.
Selalu tingkatkan diri dan kemampuan,
agar dunia menjadi tempat hidup yang indah
dan berlimpah, harta dan kasih.
Salam,
Freddy Pieloor
Book Author
Selamat pagi dan salam sejahtera,
Hidup adalah sebuah perjalanan dan mungkin
mirip dengan petualangan.
Sejak kecil kita sibuk membekali diri dengan
ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan.
Hingga kini saat dewasa, kita sibuk membekali diri
dengan segala harta dunia dan assesorisnya.
Semua pengetahuan, kemampuan, harta kekayaan dan
kebijaksanaan yang telah kita miliki, tidak akan
habis kita "TELAN" sendiri dan tidak akan "BERKURANG"
bila kita bagikan dan sebarkan.
Semua yang telah kita peroleh dan kumpulkan,
sangat pantas dan layak, kita kembalikan kepada
PEMILIKNYA, melalui mulut-mulut dan pikiran-pikiran
manusia lainnya yang saat ini hidup berkekurangan
dan kemiskinan serta kebodohan.
UANG dan CINTA yang kita miliki, merupakan kombinasi
yang harus mengalir seperti air sungai dari puncak
gunung menuju lautan luas.
Jangan berusaha untuk membuat dam atau waduk atau situ
harta kekayaan dan kebijaksanaan, karena kita akan
mati terbenam dan tenggelam dalam danau keserakahan
dan kemurkaan.
Hidup adalah perjalanan dan pada suatu saat nanti
kita akan tiba atau kembali kepadaNYA, dan saat itu
seluruh PERKAKAS & ASSESORIS DUNIA tidak akan kita
bawa, melainkan DIA akan menghitung berapa banyak
yang telah kita buat kepada sesama dari PERKAKAS tsb.
HIDUP untuk BERBAGI
HIDUP untuk MENGABDI
HIDUP untuk BERMAKNA
So, jadilah PINTAR & KAYA agar bisa melakukan semua
itu lebih banyak dan lebih hebat, namun jangan menunggu
PINTAR & KAYA baru berbagi. Melainkan mulai hari ini.
Selalu tingkatkan diri dan kemampuan,
agar dunia menjadi tempat hidup yang indah
dan berlimpah, harta dan kasih.
Salam,
Freddy Pieloor
Book Author
Friday, November 13, 2009
"The Core of Life"
Dear All,
Pagi ini terlintas dalam pikiran dan benak saya, sebuah pertanyaan yang mungkin Anda tahu jawabannya:
"Apa sich Inti Kehidupan saya?"
"Buap apa saya "hadir" & "berdiam" sementara di dunia ini?"
"Apakah hanya untuk menyiksa orang, dan menyenangkan diri sendiri?"
"Apakah hanya untuk menjadi TERKENAL & KAYA saja?"
atau ada yang lain, yang lebih mulia dan bermakna dari tujuan dan inti kehidupan Anda dan saya.
Bila Anda ditanya, "Buat apa Anda bersekolah (belajar), bekerja, berusaha, berdagang dan berpolitik di DPR atau di kolong jembatan?"
"Buat apa?"
"Buat apa memiliki UANG & HARTA serta PANGKAT TINGGI?"
"Buat apa memiliki WANITA CANTIK, SEXY, HOT, ADUHAI, PINTAR,& BAIK HATI?"
"Buat apa itu semua?"
Karena pada akhirnya Anda dan saya akan MATI, dan semua perabot, perlengkapan (termasuk HAMMER) dan perkakas tubuh dan diri, serta apapun yang Anda dan saya kumpulkan tidak akan terbawa, kala menghadap TUHAN.
Jadi buat apa, Anda dan saya ber-capek2 ria tanpa ke-riangan yang sesungguhnya. Semua hampa dan nista belaka, bila tanpa ...
------
INTI KEHIDUPAN SAYA menurut saya adalah:
TUHAN & KELUARGA, BERLANDASKAN CINTA KASIH.
Saya bekerja untuk kecukupan Keluarga dan kemuliaan NamaNYA.
Saya beraktifitas untuk perbaikan dan peningkatan kualitas kehidupan dan sesama.
Tanpa korupsi & tanpa intimidasi, tanpa komisi & selisih,
tetap beraksi walau tanpa saksi dan sangsi, semua demi Cinta Kasih.
THE CORE OF LIFE ARE GOD & FAMILY WITH LOVE.
-------------
Mari bangun Keluarga yang Sejahtera, Mandiri & Bersih.
Salam,
Freddy Pieloor
Financial Counselor
Pagi ini terlintas dalam pikiran dan benak saya, sebuah pertanyaan yang mungkin Anda tahu jawabannya:
"Apa sich Inti Kehidupan saya?"
"Buap apa saya "hadir" & "berdiam" sementara di dunia ini?"
"Apakah hanya untuk menyiksa orang, dan menyenangkan diri sendiri?"
"Apakah hanya untuk menjadi TERKENAL & KAYA saja?"
atau ada yang lain, yang lebih mulia dan bermakna dari tujuan dan inti kehidupan Anda dan saya.
Bila Anda ditanya, "Buat apa Anda bersekolah (belajar), bekerja, berusaha, berdagang dan berpolitik di DPR atau di kolong jembatan?"
"Buat apa?"
"Buat apa memiliki UANG & HARTA serta PANGKAT TINGGI?"
"Buat apa memiliki WANITA CANTIK, SEXY, HOT, ADUHAI, PINTAR,& BAIK HATI?"
"Buat apa itu semua?"
Karena pada akhirnya Anda dan saya akan MATI, dan semua perabot, perlengkapan (termasuk HAMMER) dan perkakas tubuh dan diri, serta apapun yang Anda dan saya kumpulkan tidak akan terbawa, kala menghadap TUHAN.
Jadi buat apa, Anda dan saya ber-capek2 ria tanpa ke-riangan yang sesungguhnya. Semua hampa dan nista belaka, bila tanpa ...
------
INTI KEHIDUPAN SAYA menurut saya adalah:
TUHAN & KELUARGA, BERLANDASKAN CINTA KASIH.
Saya bekerja untuk kecukupan Keluarga dan kemuliaan NamaNYA.
Saya beraktifitas untuk perbaikan dan peningkatan kualitas kehidupan dan sesama.
Tanpa korupsi & tanpa intimidasi, tanpa komisi & selisih,
tetap beraksi walau tanpa saksi dan sangsi, semua demi Cinta Kasih.
THE CORE OF LIFE ARE GOD & FAMILY WITH LOVE.
-------------
Mari bangun Keluarga yang Sejahtera, Mandiri & Bersih.
Salam,
Freddy Pieloor
Financial Counselor
Subscribe to:
Posts (Atom)